Maryam dilahirkan di kota Nasirah, Nazaret, enam belas tahun sebelum kelahiran Isa al-Masih. Ia berasal dari keluarga orang saleh pilihan Allah SWT, yaitu keluarga Imran. Maryam terkenal akan kepasrahan, ketaatan, dan kesalihahannya. Ia bukan hanya cantik batinnya, melainkan juga cantik secara fisik.
Pada QS. Ali 'Imran : 35-37 dijelaskan bagaimana sistem parentingnya sang ibunda, Hanna terhadap Maryam. Pertama, sang ibunda berazam ketika anaknya lahir menjadi anak yang berkontribusi membela agama Allah SWT. Saat dalam kandungan, Bunda Hanna berharap kelak anak yang lahir ialah laki-laki. Karena beliau bernadzar akan menyerahkan seorang putra yang lebih layak untuk menjadi pelayan dan pengurus Baitul Maqdis. Sesuai kebiasaan pada masa itu, bahwa hanya laki-laki yang menjadi pengurus rumah suci, Baitul Maqdis. Ternyata yang lahir yaitu anak perempuan. Bayangkan gimana galaunya Hanna. Beliau curhat ke Allah, yaAllah... Nadzar telah dibulatkan bahwa setelah lahir, sang anak akan diantar ke rumah suci, tetapi ternyata yang lahir adalah anak perempuan. Apakah Allah SWT mau menerimanya? Dengan tulus ia mengungkapkan isi hatinya, layaknya seorang hamba yang memohon kepada Rabb-Nya. Begitulah, keadaan hamba-hamba pilihan ketika berinteraksi dengan Tuhannya, berdialog secara sederhana dan terbuka, tanpa ada rasa sungkan dan seolah tak berjarak. Beliau merasa bahwa lawan bicaranya adalah Dzat Yang Maha Penyantun, Maha Penyayang, Maha Pengabul Do'a, dan sangat dekat lebih dekat dari urat nadi kepada hamba-Nya. Dan tak lupa, Hanna selalu mendo'akan untuk kebaikan-kebaikan anaknya setiap saat.
Kedua, Maryam dididik oleh guru terbaik, Zakaria a.s.. Zakaria a.s. bukanlah orang asing bagi Maryam. Istri Zakaria a.s. memiliki hubungan kakak beradik dengan ibunda Maryam. Jadi, Zakaria a.s. masih tergolong pamannya Maryam. Berdasarkan surah Maryam ayat 28, ada hal penting dalam pendidikan anak yang patut kita garis bawahi, yakni orang tua yang saleh. Maryam merupakan keturunan dari ayah dan ibu yang bertakwa sehingga ia tumbuh besar dalam darah keturunan yang baik. Sang pengasuh adalah Zakaria a.s., sang paman sekaligus seorang nabi yang saleh, sehingga walaupun anak tidak bisa berada dalam pengasuhan dan pendidikan orang tuanya, pengasuh (pendidik) yang bertakwa dan berjiwa saleh akan turut mewarnai kesalehan jiwa sang anak - kebaikan akan menularkan kebaikan pula.
Ketiga, Memberi makanan terbaik (Halal dan Thayyib). Maryam dibesarkan dalam keadaan yang berkecukupan dan penuh berkah. Allah SWT telah menyiapkan rezeki yang melimpah untuknya hingga ia tumbuh sempurna dan menjelma menjadi perempuan dewasa.
Beragam keistimewaan dan kelebihan yang dimiliki Maryam dibandingkan dengan seluruh perempuan di muka bumi ini.
1. Nama Maryam diabadikan dalam Al-Qur'an, yaitu surah Maryam
2. Maryam adalah perempuan ahli ibadah. Ia ahli ibadah yang mewakafkan hidupnya untuk menjadi pelayan Allah SWT.
3. Maryam orang yang shiddiqah. Maryam tetap mempertahankan keimanannya walaupun ia harus menerima cacian dan makian dari kaumnya.
4. Maryam adalah perempuan yang memelihara kehormatannya. Maryam sangat menjaga kesucian dirinya. Ia tidak sembarangan berdekatan dengan laki-laki yang bukan mahramnya.
5. Maryam tidak menikah.
6. Maryam bukanlah seorang nabi.
7. Maryam adalah perempuan yang sempurna. Dalam hadist riwayat al-Bukhari disebutkan bahwa lelaki yang sempurna ada banyak, tetapi tidak ada perempuan yang sempurna, kecuali Maryam, Asiyah (istri Fir'aun)......
Sosok perempuan suci, mulia, dan teramat istimewa. Tidak ada perempuan mana pun yang mendapatkan anugerah seperti Maryam, mengandung dan melahirkan seorang nabi agung tanpa perantara laki-laki (suami). Maryam perawan suci yang seluruh hidupnya senantiasa terjaga dari noda dan dosa. Dengan keteguhan iman dan keyakinannya kepada Allah SWT, ia mampu menempuh segala ujian yang luar biasa berat, yang sulit ditanggung oleh perempuan lain, selain Maryam.
Siapa sangka dibalik kelemahlembutan seorang perempuan, Maryam mampu membuktikan ketangguhan dan keberaniannya dalam menghadapi kemarahan dan kecamuk fitnah yang dilancarkan kaumnya.
Pesanku untuk aku dan kamu :
Semangat berproses menjadi lebih baik dari diri yang kemarin yaa, semangat menjadi lebih baik 1% dibandingkan hari kemarin.
Keep fighting
.jpg)

.jpeg)



.jpeg)